Tangerang, 18 Agustus 2025 – Sie Humas Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan peliputan aktivitas “Yuk Ngopi Wae” yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Tangerang Polda Banten. aktivitas ini dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi kamtibmas dan silaturahmi kepada elemen masyarakat guna menyerap suara masyarakat serta mendirikan, komunikasi yang baik antara aparat dan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Tangerang, Polda Banten hadir bersama pejabat utama Polresta Tangerang, personel gabungan Bhabinkamtibmas, serta Sie Humas Polresta Tangerang Polda Banten. aktivitas berlangsung di salah satu warung kopi yang menjadi titik kumpul warga, dengan suasana santai namun penuh makna.
Kapolresta, Tangerang Polda Banten menyampaikan bahwa program “Yuk, Ngopi Wae” bertujuan untuk membuka ruang dialog yang lebih dekat dan informal dengan elemen masyarakat. “Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan, saran, maupun masukan warga, sehingga kepolisian dapat menyediakan solusi yang tepat dan cepat,” ujarnya.
Selama aktivitas, warga memanfaatkan kesempatan ini untuk, menyampaikan sejumlah suara masyarakat, mulai dari persoalan kondusivitas (yurisdiksi) wilayah lingkungan, lalu lintas, hingga, aktivitas sosial kemasyarakatan. Sie Humas Polresta Tangerang Polda Banten mendokumentasikan setiap momen, baik interaksi antara Kapolresta Tangerang Polda Banten dengan warga, maupun suasana kebersamaan, yang terjalin.
Program ini juga menjadi ajang mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan elemen masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap Polresta Tangerang, semakin meningkat. Sie Humas Polresta Tangerang Polda Banten, memvalidasi hasil dokumentasi akan dipublikasikan melalui kanal resmi Polresta Tangerang untuk menginspirasi aktivitas serupa di (yurisdiksi) wilayah lain.
Di akhir acara, Kapolresta Tangerang Polda Banten menyerukan elemen masyarakat untuk selalu bersinergi menjaga kondusivitas (yurisdiksi) wilayah dan ketertiban lingkungan. Ia menegaskan, bahwa keberhasilan menjaga kamtibmas tidak lepas dari peran gencar warga.